Skip to main content

Pengertian What the Hell

Halo semuanya, ketemu lagi dengan saya, Teacher Iman. Kali ini saya mau membahas mengenai arti dari [what the hell] yang berdiri sendiri.  Kalau di artikel yang sebelumnya, saya juga sudah pernah membahas arti dari [what the hell] ini tapi artikel yang dulu itu lebih ke [the hell] yang ditambahkan ke dalam sebuah kalimat. Kalian bisa melihat juga contoh adegan dari film yang saya sertakan di artikel tersebut.      Baca juga: Arti What the Hell Nah, di artikel ini saya akan mengumpulkan adegan-adegan dari film di mana yang diucapkan hanya kalimat [what the hell] tanpa tambahan kata-kata lain.  Kalau kalian suka dengan artikel-artikel yang saya tulis di blog ini, kalian bisa support saya dengan berdonasi agar saya bisa terus berkarya dan terus menulis.  Kalau kalian mau support dengan mentraktir saya cendol, silakan klik pada gambar di bawah ini. Atau kalian juga bisa subscribe di youtube channel saya dengan mengklik  DI SINI  ya.  Kalau begitu yuk mari kita bahas. Arti Dari What the Hel

Arti At Face Value

Halo teman-teman kali ini kita akan membahas mengenai arti dari salah satu idiom yang ada di dalam bahasa Inggris dan idiom yang akan kita bahas artinya tersebut adalah at face value. Di sini saya menggunakan kamus idiom The American Heritage Dictionary of Idioms.

Kalau begitu yuk mari kita bahas.

Arti Idiom At Face Value

Langsung saja yuk kita lihat penjelasan mengenai arti dari idiom at face value ini menurut kamus idiom The American Heritage Dictionary of Idioms pada screenshot yang saya ambil dari kamus tersebut di bawah ini.

Arti At Face Value

Di situ bisa kita lihat penjelasannya yaitu,
Accept from its outward appearance.
Yang kalau saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya adalah,
Mempercayai dari apa yang terlihat di luaran.
Di situ diberikan contoh kalimat yang menggunakan idiom at face value ini yaitu,
You can't always take a manufacturer's advertisement at face value; they're bound to exaggerate.
Yang kalau saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya adalah,
Kamu tidak bisa selalu mempercayai dari iklan produk begitu saja; biasanya mereka melebih-lebihkan.
Di situ juga dijelaskan seperti berikut,
Literally this idiom has referred to the monetary value printed on a bank note, stock certificate, bond, or other financial instrument since the 1870s. The figurative usage is from the late 1800s.
Yang kalau saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih,
Secara harfiah idiom ini mengacu kepada nilai uang yang tertulis di sebuah uang kertas, sertifikat saham, obligasi, atau instrument keuangan lainnya sejak tahun 1870an. Penggunaan yang menggunakan pengandaian ini dipergunakan di sekitar akhir tahun 1800an.
Nah kurang lebih seperti itu arti dari idiom at face value ini. Semoga bisa bermanfaat ya buat kita semua dan kalau begitu I'll see you again soon. Bubye.

Comments