Skip to main content

Mengenal Connected Speech

Hi everyone, how are you doin'? Kali ini kita akan mengenal connected speech. Kalau kita berbicara mengenai connected speech ini ada hubungannya dengan masalah pronunciation. Kita akan membahas apa sih connected speech itu dan apa pengaruhnya di dalam pronunciation.

Kebetulan ada video yang bagus sekali dari channel youtubenya Papa Teach yang sudah saya berikan subtitle bahasa Indonesia di video tersebut. Video tersebut akan saya embedkan di sini dan kalau teman-teman menonton, silakan dinyalakan subtitlenya dan pilih subtitle bahasa Indonesia seperti yang terlihat pada contoh gambar di bawah ini.


Dipilih Indonesian di situ dan kebetulan yang membuat subtitle untuk video ini saya sendiri. Videonya akan saya embedkan di bawah ini dan selamat menyimak dan belajar. Di bagian bawah saya akan sedikit menjelaskan apa yang disampaikan oleh si Papa Teach Me ini.

OK, silakan teman-teman tonton videonya di bawah ini,


OK, kalau begitu kita bahas yuk apa yang dijelaskan oleh Papa Teach Me di …

Native English Speakers Juga Masih Salah Grammar

Halo teman-teman kali ini saya mau sharing mengenai native English speakers juga masih salah grammar. Kebetulan saya menemukan video di mana ada orang bule asal Inggris atau England yang menanyakan masalah grammar ke orang-orang Inggris di sana. Dan jujur saya kaget ketika ternyata masih banyak orang aslinya sendiri yang bahasa pertama mereka Inggris, lahir di sana, tiap hari pake bahasa tersebut dan grammarnya juga masih salah.

Mungkin teman-teman juga akan kaget setelah menonton video di bawah ini.


Yang di menit 6:18 ketika dia bertanya  mengenai kalimat berikut ini,
There's a lot of shops in Covent Garden.
Apakah kalimat berikut ini benar? There's itu singkatan dari "there is". Dan orang yang pertama ditanya sempat bingung sebentar, mikir kemudian baru sadar bahwa ada yang salah. Baru kemudian dia sadar bahwa yang benar adalah,
There are a lot of shops in Covent Garden.

Native English Speakers Juga Masih Salah Grammar

Yang benar-benar membuat saya kaget adalah ketika Joel and Lia, mereka punya channel youtube sendiri lho. Waktu itu saya pernah nonton video dari Joel and Lia yang membahas mengenai pronunciation dalam bahasa Inggris. Ini channel youtubenya Joel and Lia buat teman-teman yang mau belajar pronunciation dari mereka.

Saya kaget ketika mereka salah menjawab dan mengatakan bahwa kalimat,
There's a lot of shops in Covent Garden.
adalah kalimat yang sudah benar, ngga ada yang salah dengan kalimat tersebut.

Kalau menurut saya masalah plural singular ini basic banget, masa hal yang segitu basicnya penutur aslinya aja salah? Kalau penutur aslinya aja masih salah, kenapa kita kalau salah sedikit saja sepertinya sudah langsung diteror, "Eh loe salah! Sok Inggris sih loe! Udah Inggris masih ancur aja sok-sokan pake bahasa Inggris!" Sering ngga sih dengar kaya gitu?

Udah gitu juga kita diharuskan agar grammar kita benar dan hal ini seringkali membuat kita menjadi terhambat ketika kita ingin bisa lancar ngomong dalam bahasa Inggris. Nah itu, mereka yang asli lahir di Inggris, gede di Inggris, itu aja ngga tahu kalau kalimat itu salah, tapi kok mereka bisa ngomong lancar banget bahasa Inggrisnya?

Harry Potter Salah Grammar?

Saya menemukan kalimat ini di komik Harry Potter versi yang British. Harry Potter itu kan ada cetakan bahasa Inggris untuk dipasarkan di Amerika dan ada cetakan versi bahasa Inggris yang dicetak untuk dipasarkan di Inggris.

Kita lihat pada gambar di bawah ini yuk.

Harry Potter Salah Grammar

Kita lihat di kalimat yang sudah saya berikan tanda kotak merah yaitu,
While he drove, Uncle Vernon complained to Aunt Petunia.
Ini salah secara grammar dan yang benar itu seharusnya adalah,
While he was driving, Uncle Vernon complained to Aunt Petunia.
Ini tensesnya masuknya ke Past Continuous Tense sementara tenses yang di atas dibuat jadi past tense semuanya.

Kebetulan saya kan juga ada audionya untuk Harry Potter ini. Saya penasaran apakah di audionya juga si pembacanya membaca seperti itu atau ini hanya masalah typo atau salah ketik saja? Dan ternyata saya dapati bahwa audionya juga seperti itu, jadi ini bukan masalah salah ketik.

Kita dengarkan ya audionya di bawah ini, audionya saya potong dan saya buat jadi video yang ada tulisannya. Kita tonton dan dengarkan di bawah ini yuk.


Lalu kemudian saya juga menemukan kesalahan grammar di website This American Life.

Salah Grammar Di This American Life

Kita lihat yuk tulisan yang saya screenshotkan dari website This American Life di bawah ini.

Salah Grammar Di This American Life


Di situ kalimat yang saya beri tanda dengan kotak warna merah. Kalimatnya yaitu,
She ghosted a guy after seeing him for two months.
Dan yang benar adalah,
She ghosted a guy after she had seen him for two months.
Ini seharusnya tensesnya adalah Past Perfect Tense dan bukan seperti yang di screenshot di atas. Saya sempat nanya juga ke kakak saya, seorang guru bahasa Inggris, dia bilang iya itu salah. Lalu kemudian dia juga memberikan kemungkinan perubahannya, bisa juga menjadi seperti ini,
Having seen a guy for two months, she ghosted him.
Nah ini kebetulan website This American Life ada audionya, karena memang sebenarnya ini lebih ke podcast dan untuk didengarkan bukan untuk dibaca, tulisan itu hanya dibuat ada agar memudahkan orang yang ingin juga ikut membacanya.

Ini versi audionya juga saya buatkan seperti video Harry Potter di atas ya. Kita tonton dan simak di bawah ini.


Nah benar kan? Jadi ini bukan typo atau salah ketik kan? Jadi memang benar karena ada audionya juga tulisannya sama-sama seperti itu.

Native Speaker Tidak Terlalu Peduli Masalah Grammar?

Kalau yang saya lihat dan yang saya amati, seringkali penutur aslinya malah ngga terlalu peduli sama yang namanya grammar atau tata bahasa. Ini berlaku di negara mana saja yang saya perhatikan. Yang peduli sama grammar atau tata bahasa kalau dari para penutur asli biasanya adalah mereka yang kuliahnya memang di bahasa atau para guru bahasa. Mereka sangat peduli sekali dengan hal itu dan berapa banyak sih jumlahnya? Kalau dibandingkan dengan keseluruhan masyarakatnya?

Ini saya berikan contoh di negara kita sendiri mengenai penggunaan kata "dikontrakkan" yang biasanya tertulis di jalan-jalan. Foto berikut adalah foto yang saya ambil di jalan dekat rumah saya.

Rumah Dikontrakan

Sering ngelihat yang kaya gini?
Rumah di kontrakan.
Hayo, kenapa hal ini menjadi salah? Dan saya sangat sering sekali melihat yang seperti ini dan saya jarang sekali menemukan tulisan seperti ini yang secara penulisan benar. Hayo yang benar seperti apa?
Rumah dikontrakkan.
Penulisan di dan kontrak jangan dipisah, karena kalau dipisah itu jadi menunjukkan "di suatu tempat". Secara arti "rumah di kontrakan" itu artinya berbeda dengan "rumah dikontrakkan". Kalau "rumah di kontrakan" artinya menjadi rumah yang berada di daerah kontrakan. Kontrakan di sini kan menjadi kata benda, sementara "dikontrakkan" adalah kata kerja. "Rumah di kontrakan" artinya adalah "rumah yang berada di kontrakan" sementara "rumah dikontrakkan" adalah rumah untuk disewa.

Tapi berapa banyak sih dari kita para penutur asli bahasa Indonesia yang peduli dengan hal ini kecuali kita guru bahasa Indonesia atau yang memang belajar bahasa Indonesia? Yang lain mah udah bodo amat, yang jelas gue udah tahu kok itu rumah memang untuk disewakan. Udah kelar!

Juga saya berikan contoh yang kedua yang sering salah kita gunakan. Kita lihat pada gambar di bawah ini.

Native English Speakers Juga Masih Salah Grammar

Apa yang salah dengan tulisan di gambar tersebut? Saya yakin sedikit yang tahu mengenai kesalahan yang ada pada tulisan tersebut. Tulisan yang ini yang saya maksud.
Restoran buka mulai jam 10:00.
Hayo kenapa kalimat di atas salah? Yang benar adalah,
Restoran buka mulai pukul 10:00.
Penggunaan jam di situ tidak tepat, karena "jam" itu menunjukkan durasi. Bila kalimatnya seperti ini maka kata "jam" menjadi tepat,
Perjalanan dari Jakarta ke Bogor memakan waktu 3 jam.
Jadi 3 jam itu menunjukkan durasi perjalanannya. Kalimat di atas cuma contoh aja ya, jangan jadi kemudian teman-teman bertanya, "Lama amat perjalanan dari Jakarta ke Bogor 3 jam? Gue biasanya cuma 1 jam doang!" Bukan masalah berapa lama perjalanannya yang dibahas soalnya di sini, yang dibahas di sini adalah tata bahasanya.

Pelajaran Yang Bisa Diambil

Dari video di atas itu apa yang bisa kita ambil pelajarannya? Jangan takut salah! Jangan juga dikit-dikit mikir grammar gue salah ngga ya? Kalau mikir kaya gitu tapi terus cuek aja ngomong ngga masalah sih, tapi kalau dikit-dikit berpikir, "Grammar gue salah ngga ya?" lalu kemudian jadi takut untuk ngomong karena takut salah grammar.

Nah hal yang seperti ini yang sebaiknya jangan dilakukan, toh penutur aslinya aja masih salah grammar juga! Dan juga mereka ngga peduli kok!

Yang penting mereka bisa ngerti maksudnya apa. Kalau kita ngomong, maksud kita menyampaikan A dan orang yang kita ajak ngobrol bisa nangkap juga pesan kita yaitu A tersebut maka ya tujuan kita menggunakan bahasa sudah tercapai kok.

Bahasa kan hanya alat komunikasi, selama apa yang ingin kita sampaikan dimengerti dengan baik dan tidak disalahartikan ya berarti kita berhasil dalam berkomunikasi.

Sementara kalau grammar kita baik dan benar tapi ternyata pesan kita disalahartikan oleh yang mendengar, dari yang kita maksudnya menyampaikan pesan A ternyata yang mendengar mengartikannya sebagai B. Nah itu berarti kita gagal di dalam berkomunikasi.

Kira-kira seperti itu teman-teman. Video ini benar-benar membuat saya jadi, "Lha?? Itu penutur aslinya aja segitu basicnya kok salah??" Saya jadi lebih percaya diri dan ya udah yang penting pesannya bisa sampai dengan benar ke si pendengarnya. Itu yang terpenting! Tapi kalau kita mau memperbaiki grammar kita lebih baik lagi juga itu lebih baik lagi sih.

Sekian dulu sharing dari saya mengenai native English speakers juga masih salah grammar ini. Semoga video ini juga memberikan inspirasi buat teman-teman agar tidak takut-takut di dalam membuat kesalahan ketika mempelajari suatu bahasa, entah itu bahasa Inggris atau bahasa yang lain. Mereka yang bukan orang bahasa atau guru bahasa biasanya ngga terlalu peduli kok!

Comments

Popular posts from this blog

Arti Badass

Hello guys, meet me again Iman. Today I'm gonna be talking about the meaning of "badass". Halo teman-teman ketemu lagi dengan saya, kali ini kita akan membahas mengenai arti badass. Tentunya teman-teman pernah atau sering mendengar istilah ini, mungkin di film atau di video yang lagi teman-teman tonton di youtube. Dan kebetulan tadi saya saat lagi nonton video drum dia ngomong kata "badass", saya skrinsutkan ya di bawah ini.


Nah kemudian saya mulai browsing untuk mencari dari beberapa sumber di internet mengenai arti badass ini dan juga maksudnya apa sih kata "badass" ini.

Arti Badass Kata badass ini kalau diartikan satu per satu, karena ini sebenarnya ada dua kata yaitu bad dan ass. Bad itu artinya jelek atau buruk dan ass itu artinya pantat. Jadi "badass" artinya pantat yang jelek dong?? Nah ada banyak kata di dalam bahasa Inggris yang kita tidak mengartikannya dengan menerjemahkan kata per kata seperti itu karena bisa jadi artinya amat sa…

Perbedaan Good Night Dengan Good Nite

Halo teman-teman semuanya para English Learners, ketemu lagi dengan saya Iman Prabawa, nah pada sharing saya kali ini saya mau sharing mengenai perbedaan good night dengan good nite.

Ada beberapa teman-teman yang bertanya-tanya apa sih bedanya? Atau sama aja? Nah makanya saya mau membahasnya di tulisan ini.

Wajar sih kalau pertanyaan itu muncul karena bahasa Inggris itu kan bukan bahasa pertama kita tho? Wong bahasa pertama kita aja bahasa Indonesia masih banyak yang salah dalam menggunakannya, contohnya saya. Hihihi, berapa dari kalian yang kalau bertanya waktu itu menggunakan kata jam, saya beri contoh, "Sekarang jam berapa?"

Hayoo.. berapa dari teman-teman yang kalau bertanya seperti itu? Dan bukannya bertanya dengan kalimat seperti ini, "Sekarang pukul berapa?". Saya yakin sangat sedikit sekali yang bertanya menggunakan pertanyaan, "Sekarang pukul berapa?", kebanyakan pasti bertanyanya, "Sekarang jam berapa?".

Padahal yang benar itu ternyata…

Arti I Miss You So Bad

Hello everybody, how's it goin'? Apa kabar teman-teman? Kali ini kita akan belajar arti I miss you so bad. Di tulisan yang sebelumnya kita sudah membahas mengenai arti I miss you, nah sekarang cuma ada tambahan "so bad" di belakangnya aja. Apa ya artinya? Mari kita bahas.

Arti I Miss You So Bad Kemarin kita sudah belajar kalau arti dari I miss you adalah
Saya rindu kamu. Nah kalau ditambahkan "so bad" di belakangnya artinya maka akan menjadi.
Saya rindu kamu banget! Nah itu saya tambahkan tanda seru (!) untuk menekankan bahwa artinya menjadi amat sangat banget abis deh. Gitu kira-kiranya.. Atau kalau kita di bahasa Indonesia itu suka ngomongnya, "Gue itu kangen loe banget tahu ngga sih!" atau "Aku itu kangen kamu banget lho!"

Tapi hati-hati ya bahwa "so bad" itu bisa berarti lain kalau bentuk kalimatnya juga lain, karena bahasa Inggris itu sering banget seperti itu. Saya beri satu kalimat contoh ya, misalnya pada contoh kalimat i…