Skip to main content

Pengertian What the Hell

Halo semuanya, ketemu lagi dengan saya, Teacher Iman. Kali ini saya mau membahas mengenai arti dari [what the hell] yang berdiri sendiri.  Kalau di artikel yang sebelumnya, saya juga sudah pernah membahas arti dari [what the hell] ini tapi artikel yang dulu itu lebih ke [the hell] yang ditambahkan ke dalam sebuah kalimat. Kalian bisa melihat juga contoh adegan dari film yang saya sertakan di artikel tersebut.      Baca juga: Arti What the Hell Nah, di artikel ini saya akan mengumpulkan adegan-adegan dari film di mana yang diucapkan hanya kalimat [what the hell] tanpa tambahan kata-kata lain.  Kalau kalian suka dengan artikel-artikel yang saya tulis di blog ini, kalian bisa support saya dengan berdonasi agar saya bisa terus berkarya dan terus menulis.  Kalau kalian mau support dengan mentraktir saya cendol, silakan klik pada gambar di bawah ini. Atau kalian juga bisa subscribe di youtube channel saya dengan mengklik  DI SINI  ya.  Kalau begitu yuk mari kita bahas. Arti Dari What the Hel

Arti Baker’s Dozen

Halo teman-teman kali ini kita akan membahas mengenai arti dari salah satu idiom yang ada di dalam bahasa Inggris dan idiom yang akan kita bahas kali ini yaitu idiom baker's dozen. Di sini saya menggunakan kamus idiom The American Heritage Dictionary of Idioms.

Kalau begitu let's get started!

Arti Idiom Baker's Dozen.

Yuk langsung saja kita lihat ke penjelasan yang diberikan oleh kamus idiom The American Heritage Dictionary of Idioms mengenai arti dari idiom baker's dozen pada gambar di bawah ini.

Arti Baker’s Dozen

Di situ bisa kita lihat artinya yaitu,
Thirteen.
Yang kalau saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya yaitu,
Yang ketigabelas atau tiga belas buah.
Di situ diberikan contoh kalimatnya yaitu,
The new bagel store always gives you a baker's dozen.
Yang kalau saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya yaitu,
Toko roti yang baru itu selalu memberikan kita kue yang ketigabelas secara gratis.

Di situ ada keterangan lagi mengenai idiom ini yaitu,
The origins of this term are disputed. One theory is that in times when bread was sold by weight, bakers who short-weighed their customers were heavily fined, and for safety's sake they would sell thirteen loaves for the price of twelve. Another theory is that dealers purchasing bread from bakers were allowed by law to receive thirteen loaves for the price of twelve, the thirteenth representing their cut of profit.
Yang kalau saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya kurang lebih,
Asal dari istilah ini masih diperdebatkan. Salah satu teori mengenai hal ini adalah di saat roti itu dijual berdasarkan beratnya, para pembuat roti yang mengurangi berat roti yang mereka jual dikenakan denda yang cukup tinggi, dan untuk keamanan mereka, mereka menjual 13 roti seharga 12 roti (1 lusin = 1 dozen). Teori yang lain mengatakan bahwa agen toko roti yang membeli roti langsung dari pembuatnya diperbolehkan oleh hukum yang berlaku untuk menerima roti yang ketigabelas dengan hanya membayar seharga 12 roti, roti yang ketigabelas ini melambangkan potongan dari keuntungan mereka.

Nah kurang lebih seperti itu arti dari idiom baker's dozen ini. Semoga bisa bermanfaat ya untuk kita semua and I'll see you again very soon. Bubye now.

Comments