Skip to main content

Arti Very

Kata very digunakan,
Untuk menekankan kata benda tertentu.

Halo semuanya, kali ini saya mau membahas arti very, tapi very yang ingin saya bahas ini bukan very yang biasanya kita kenal. Arti very yang biasanya kita kenal kan artinya adalah,
Sangat, sekali. Contohnya misalnya,
Very cold. Yang kalau diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia artinya yaitu,
Sangat dingin. Atau contoh yang lain,
It's very nice. Yang kalau diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia artinya yaitu,
Ini bagus sekali. Nah bukan very yang artinya seperti itu ya, nanti kita akan melihat cuplikan adegan di film Sex and the City 2 yang saya ambil untuk kita lihat bersama-sama penggunaan kata "very" di cuplikan adegan tersebut. Contoh screenshotnya bisa kalian lihat di gambar di atas, dan nanti di bawah kita akan menonton cuplikan adegannya.

Arti Very Kalau arti very yang artinya sangat itu kalian sudah pada tahu kan? Nah sekarang saya ingin membahas ternyata very itu artinya bukan hanya "sangat" saja, t…

Arti Break-Even Point

Halo semuanya kali ini kita akan membahas arti break-even point dari segi bahasa ya. Ini ada hubungannya dengan idiom break even yang sudah pernah saya bahas di tulisan saya yang telah lalu.

Yuk kalau begitu let's get cracking!

Arti Dari Break-Even Point

Kita lihat dulu yuk penjelasan dari idiom break even yang ada di dalam kamus idiom The American Heritage Dictionary of Idioms yang sudah saya screenshotkan dan bisa kita lihat pada gambar di bawah ini.

Arti Break-Even Point

Di situ ada penjelasan lanjutan mengenai arti dari idiom break even. Arti dari idiom break even yang ada di atas tidak saya artikan lagi ya karena saya sudah membuat artikelnya di artikel saya sebelum ini. Di situ ada keterangan seperti ini,
This expression probably came from one or another card game (some authorities say it was faro), where it meant to bet that a card would win and lose an equal number of times. It soon was transferred to balancing business gains dan losses. Novelist Sinclair Lewis so used it in Our Mr. Wrenn (1914). The usage gave rise to the noun break-even point, for the amount of sales or production needed for a firm to recoup its investment.
Yang kalau saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya yaitu,
Istilah ini mungkin berasal dari salah satu permainan kartu (ada sumber yang bisa dipercaya yang mengatakan bahwa permainan kartu tersebut adalah faro), yang mana di permainan tersebut orang bertaruh mengenai berapa kali kartu tersebut akan menang atau kalah. Kemudian istilah ini beralih ke titik impas di dalam bisnis. Novelis Sinclair Lewis menggunakannya di dalam karyanya Our Mr. Wrenn (1914). Penggunaan ini kemudian membuat istilah break-even point menjadi populer, yaitu jumlah penjualan yang dibutuhkan agar investasi yang telah ditanamkan bisa kembali.

Nah kita mengenalnya sebagai titik impas. Dan istilah break-even point yang berasal dari idiom break even ini kemudian sangat umum sekali digunakan di bidang bisnis dan ekonomi.

Jadi kurang lebih seperti itu asal frasa kata break-even point kalau menurut kamus idiom The American Heritage Dictionary of Idioms.

Arti Break-Even Point Dari Segi Bisnis

Sekarang kita akan melihat yuk arti break-even point ini dari segi bisnis. Kan kita sudah mengetahui latar belakang munculnya istilah break-even point yang kemudian banyak digunakan di bidang bisnis.

Sekarang kita mengacu ke Business Dictionary. Di situ website tersebut menyatakan bahwa arti dari break-even point adalah,
Point in time (or in number of units sold) when forecasted revenue exactly equals the estimated total costs; where loss ends and profit begins to accumulate. This is the point at which a business, product, or project becomes financially viable.
Yang kalau saya terjemahkan ke dalam bahasa Indonesia artinya yaitu,
Titik di dalam waktu (atau di dalam jumlah unit yang terjual) dimana perkiraan pendapatan menyamai estimasi dari total biaya; titik dimana biaya mulai tertutup dan keuntungan mulai diraih. Ini merupakan titik dimana sebuah bisnis atau sebuah produk atau sebuah proyek menjadi layak secara finansial.

Nah kurang lebih seperti itu penjelasan dari break-even point ini kalau menurut Business Dictionary. Secara gampangnya break-even point itu adalah titik impas dimana biaya yang kita keluarkan sudah tertutupi oleh penghasilan yang masuk. Jadi penghasilan yang masuk sudah mencapai atau sudah sama dengan biaya yang sudah dikeluarkan.

Seperti itu kira-kira. Sampai di sini kira-kira jelas dan dapat gambaran ya? Semoga sharing dari saya ini bisa memberikan manfaat ya. Kalau begitu I'll see you again very soon. Bubye for now.

Comments