Skip to main content

Mengenal Connected Speech

Hi everyone, how are you doin'? Kali ini kita akan mengenal connected speech. Kalau kita berbicara mengenai connected speech ini ada hubungannya dengan masalah pronunciation. Kita akan membahas apa sih connected speech itu dan apa pengaruhnya di dalam pronunciation.

Kebetulan ada video yang bagus sekali dari channel youtubenya Papa Teach yang sudah saya berikan subtitle bahasa Indonesia di video tersebut. Video tersebut akan saya embedkan di sini dan kalau teman-teman menonton, silakan dinyalakan subtitlenya dan pilih subtitle bahasa Indonesia seperti yang terlihat pada contoh gambar di bawah ini.


Dipilih Indonesian di situ dan kebetulan yang membuat subtitle untuk video ini saya sendiri. Videonya akan saya embedkan di bawah ini dan selamat menyimak dan belajar. Di bagian bawah saya akan sedikit menjelaskan apa yang disampaikan oleh si Papa Teach Me ini.

OK, silakan teman-teman tonton videonya di bawah ini,


OK, kalau begitu kita bahas yuk apa yang dijelaskan oleh Papa Teach Me di …

Cara Terbaik Meningkatkan Kosakata Bahasa Inggris Kita

Hello guys, the English learners. Kali ini kita akan menyimak sharing dari salah satu video youtube yaitu, Stefanie the English Coach yang kebetulan saya sudah submit ke dia terjemahan yang saya buat untuk video tersebut.

Ini bukti saya sudah submit .srt filenya dan tinggal nunggu diapprove sama dia saja. Kalau sudah diapprove sama dia nanti terjemahan bahasa Indonesia saya akan nongol di video tersebut.

Cara Terbaik Meningkatkan Kosakata Bahasa Inggris Kita

Nah ini videonya saya embedkan di bawah ya. Dan silakan dilihat aja di CC-nya, kalau pilihan bahasa Indonesianya sudah tersedia berarti terjemahan saya yang saya submit ke sana sudah diapprove oleh dia.


Nah di bawah ini penjelasan saya mengenai apa yang dia jelaskan di video ini. Di video itu dia menceritakan mengenai kalau kita membaca buku kita coba untuk menjelaskan lagi. Nah ini merupakan cara saya menjelaskan kembali apa yang dia sharingkan di video tersebut di atas.

Cara Meningkatkan Kosakata Bahasa Inggris Kita

Menurut Stefanie orang-orang yang rajin membaca buku biasanya mempunyai kosakata yang jauh lebih banyak ketimbang orang-orang yang tidak rajin di dalam membaca buku. Mengapa? Karena dengan membaca buku, dalam hal ini bahasa Inggris tentunya kita nanti akan ketemu dengan kata-kata baru yang kita belum ketahui sebelumnya dan kemudian kita bisa menggunakan kamus untuk mencari tahu arti dari kata-kata baru yang kita belum ketahui sebelumnya.

Nah kalau ini kita sering lakukan dan lakukan terus menerus lama kelamaan pastinya kosakata bahasa Inggris kita juga akan semakin bertambah dan terus bertambah. Semakin banyak kita membaca, maka akan semakin banyak pula kosakata bahasa Inggris kita yang akan ikut meningkat.

     Baca juga: Kosakata Bahasa Inggris Sehari-hari

Mulai Membaca Buku

Lalu Stefanie menjelaskan mengenai dua jenis buku yaitu fiction dan non-fiction. Dia menjelaskan bahwa kosakata yang digunakan di dalam buku-buku fiction jauh lebih luas ketimbang yang ada di buku-buku non-fiction.

Namun begitu dia mengatakan bahwa kalau kita masih bermasalah dengan bercakap-cakap dalam bahasa Inggris sebaiknya kita lebih banyak membaca buku-buku non-fiction. Mengapa? Karena kalau di dalam buku-buku fiction. Fiction itu artinya fiksi atau khayalan, jadi buku-buku fiction itu adalah buku-buku yang tidak menceritakan kejadian sebenarnya.

Contoh buku fiction itu seperti misalnya buku Harry Potter, buku cerita, novel dan lain-lain. Coba teman-teman googling sendiri untuk lebih detail mengenai buku-buku fiction ini.

Yang jelas buku fiction biasanya menceritakan sesuatu yang bukan kejadian sebenarnya, atau sesuatu yang merupakan khayalan seperti yang saya berikan contoh tadi yaitu Harry Potter. Nama-nama yang ada di dalam buku Harry Potter kan bukan nama-nama sebenarnya, kejadiannya juga, dan juga nama daerahnya juga ada banyak yang karangan.

Oh iya Stefanie menjelaskan kenapa kita sebaiknya memulai dari membaca buku? Karena menurut dia kalau buku itu tidak ada intonasi dan juga nada kan? Sehingga sang penulis ketika dia menulis buku harus menggunakan pilihan kata-kata yang mudah untuk dimengerti agar orang ketika membacanya bisa langsung paham.

Juga kalau menurut saya ada gaya bahasa juga di situ, sehingga kalau kita belajar dari membaca buku kita akan mulai juga terbiasa dengan gaya bahasa si penulisnya yang kalau penulisnya mempunyai gaya bahasa yang bagus maka nanti juga akan berimbas ke kitanya juga. Kita akan ketularan dengan gaya bahasanya dia yang bagus.

Makanya memang kita harus mencari buku yang bagus.

Mengapa Sebaiknya Tidak Memulai Dari Buku Fiction?

Karena kalau menurut Stefanie buku fiction itu terlalu menggunakan kata-kata yang jarang digunakan di keseharian. Dalam hal ini sebenarnya saya kurang setuju dengan Stefanie dalam hal ini, karena sebenarnya memang Stefanie juga mengatakan di video tersebut bahwa di buku fiction itu kosakata yang digunakan jauh lebih luas dan jauh lebih bervariasi ketimbang kosakata yang ada di buku non-fiction.

Kalau Stefanie berkata bahwa ada banyak kata-kata yang tidak digunakan di dalam percakapan keseharian, untuk yang itu saya setuju namun kita bisa memilih-milih kata-kata yang bisa digunakan di dalam keseharian. Makanya kalau mau memilih buku fiction sebaiknya mulai dengan buku-buku novel drama misalnya.

     Baca juga: Kosakata Percakapan di Telepon Dalam Bahasa Inggris

Karena tentang keseharian juga tentunya kosakata yang digunakan di dalam keseharian juga jauh lebih banyak ketimbang kalau misalnya buku Harry Potter contohnya, yang banyak kosakata yang ngga kepake di kehidupan keseharian kita misalnya kata-kata ajian sulap yang diucapkan oleh Harry Potter misalnya.

Namun kata-kata saat dia ingin mengucapkan ajiannya kan masih tetap terpakai. Contohnya misalnya si Hermione mengatakan seperti ini, "Wingardium Leviosa". Nah ucapan itu kan ngga kepake di kehidupan sehari-hari kan?

Atau saat Harry Potter mau terbang, lalu si Hermione mengatakan seperti ini, "You don't even know how to fly!" Nah kata fly-nya di situ memang akan jarang konteksnya. Tapi kita bisa gunakan kata fly itu untuk yang lain misalnya.

Contohnya ketika kita menjelaskan, "Eh minggu kemarin jam seginian, kita itu lagi di pesawat, terbang menuju Surabaya" yang kalau saya terjemahkan ke dalam bahasa Inggris kan akan pake kata "fly" jadinya yaitu,
At this time last week, we were on a plane flying to Surabaya.
Nah jadi memang kita yang harus pinter-pinter memilih kalau kita banyak membaca buku-buku non-fiction. Kita yang harus melihat situasinya, konteksnya seperti apa, lalu kata yang digunakan itu seperti apa.

Kalau Stefanie berkata lebih baik kita memulai dari buku-buku non-fiction kalau kita memang masih bermasalah dengan percakapan bahasa Inggris kita. Karena memang kalau di buku-buku non-fiction bahasa yang digunakan lebih banyak terpakai di dalam keseharian kita.

Dan kalau menurut saya pemilihan dari buku non-fiction itu juga berpengaruh ke dalam gaya bahasa. Gaya bahasa dari buku non-fiction jauh lebih elegan dan lebih terpelajar kalau menurut saya sih karena kan lebih menceritakan mengenai kejadian sebenarnya.

Misalnya buku mengenai biografi seseorang atau buku mengenai pembahasan mengenai sesuatu. Bahasa yang digunakan di buku-buku non-fiction akan jauh lebih terpakai untuk bidang formal.

Menceritakan Kembali Apa Yang Sudah Kita Baca

Nah ini sebenarnya cara yang bagus juga untuk kita sekalian melatih apa yang sudah kita baca. Kita baca buku-buku dalam bahasa Inggris dan kemudian kita bisa mencoba untuk menceritakan kembali. Dengan mulai menuliskannya lagi misalnya, tentunya dengan bahasa Inggris karena dengan begitu kita akan berlatih merangkaikan kata-kata kita di dalam bahasa Inggris dan menceritakan kembali apa yang barusan kita baca.

Seperti yang saya lakukan sekarang ini, cuma saya menuliskan ke dalam bahasa Indonesia apa yang sudah saya tonton dari videonya Stefanie the English Coach tersebut, bukan ke dalam bahasa Inggris. Nah kalau teman-teman sudah membaca buku coba tuliskan kembali saja apa yang sudah kalian dapatkan tersebut ke dalam gaya kalian sendiri.

Ceritakan menurut kalian dengan menuliskannya kalau masih susah menjelaskan dengan langsung berbicara, karena kalau menulis kan kita bisa mikir dulu tuh.

Gimana menurut kalian? Membaca mempunyai pengaruh yang banyak untuk meningkatkan kosakata kita? Kalau menurut saya sih saya setuju dengan pendapatnya Stefanie di video ini yaitu dengan membaca kita akan meningkatkan kosakata kita.

Sharing pemikiran kalian ya di bawah. Kalau begitu sampai ketemu lagi and I'll see you again very soon. Bubye.

Comments

Popular posts from this blog

Arti Badass

Hello guys, meet me again Iman. Today I'm gonna be talking about the meaning of "badass". Halo teman-teman ketemu lagi dengan saya, kali ini kita akan membahas mengenai arti badass. Tentunya teman-teman pernah atau sering mendengar istilah ini, mungkin di film atau di video yang lagi teman-teman tonton di youtube. Dan kebetulan tadi saya saat lagi nonton video drum dia ngomong kata "badass", saya skrinsutkan ya di bawah ini.


Nah kemudian saya mulai browsing untuk mencari dari beberapa sumber di internet mengenai arti badass ini dan juga maksudnya apa sih kata "badass" ini.

Arti Badass Kata badass ini kalau diartikan satu per satu, karena ini sebenarnya ada dua kata yaitu bad dan ass. Bad itu artinya jelek atau buruk dan ass itu artinya pantat. Jadi "badass" artinya pantat yang jelek dong?? Nah ada banyak kata di dalam bahasa Inggris yang kita tidak mengartikannya dengan menerjemahkan kata per kata seperti itu karena bisa jadi artinya amat sa…

Perbedaan Good Night Dengan Good Nite

Halo teman-teman semuanya para English Learners, ketemu lagi dengan saya Iman Prabawa, nah pada sharing saya kali ini saya mau sharing mengenai perbedaan good night dengan good nite.

Ada beberapa teman-teman yang bertanya-tanya apa sih bedanya? Atau sama aja? Nah makanya saya mau membahasnya di tulisan ini.

Wajar sih kalau pertanyaan itu muncul karena bahasa Inggris itu kan bukan bahasa pertama kita tho? Wong bahasa pertama kita aja bahasa Indonesia masih banyak yang salah dalam menggunakannya, contohnya saya. Hihihi, berapa dari kalian yang kalau bertanya waktu itu menggunakan kata jam, saya beri contoh, "Sekarang jam berapa?"

Hayoo.. berapa dari teman-teman yang kalau bertanya seperti itu? Dan bukannya bertanya dengan kalimat seperti ini, "Sekarang pukul berapa?". Saya yakin sangat sedikit sekali yang bertanya menggunakan pertanyaan, "Sekarang pukul berapa?", kebanyakan pasti bertanyanya, "Sekarang jam berapa?".

Padahal yang benar itu ternyata…

Arti I Miss You So Bad

Hello everybody, how's it goin'? Apa kabar teman-teman? Kali ini kita akan belajar arti I miss you so bad. Di tulisan yang sebelumnya kita sudah membahas mengenai arti I miss you, nah sekarang cuma ada tambahan "so bad" di belakangnya aja. Apa ya artinya? Mari kita bahas.

Arti I Miss You So Bad Kemarin kita sudah belajar kalau arti dari I miss you adalah
Saya rindu kamu. Nah kalau ditambahkan "so bad" di belakangnya artinya maka akan menjadi.
Saya rindu kamu banget! Nah itu saya tambahkan tanda seru (!) untuk menekankan bahwa artinya menjadi amat sangat banget abis deh. Gitu kira-kiranya.. Atau kalau kita di bahasa Indonesia itu suka ngomongnya, "Gue itu kangen loe banget tahu ngga sih!" atau "Aku itu kangen kamu banget lho!"

Tapi hati-hati ya bahwa "so bad" itu bisa berarti lain kalau bentuk kalimatnya juga lain, karena bahasa Inggris itu sering banget seperti itu. Saya beri satu kalimat contoh ya, misalnya pada contoh kalimat i…