Skip to main content

Arti Suit Up

Suit up artinya adalah,Memakai seragam atau baju khusus.
Halo, ketemu lagi dengan saya, Teacher Iman. Kali ini kita akan membahas arti dari phrasal verb suit up, dan seperti biasa, kita akan menonton cuplikan adegan dari film di mana diucapkan phrasal verb suit up ini.     Baca juga: Arti Meet MeKalau begitu yuk langsung saja kita bahas arti dari suit up ini. Oh iya, saya juga punya youtube channel, support saya dengan subscribe di youtube channel saya dengan mengklik DI SINI ya. 
Arti Suit UpKalau diartikan secara kata per kata [suit] itu artinya jas, dan kalau kalian mengetikkan kata [suit] di Google, kemudian kalian klik di bagian images, maka kalian akan mendapatkan gambar-gambar seperti yang terlihat pada gambar di bawah ini.
[Up] itu artinya adalah [atas]. Kalau diartikan secara kata per kata, terjemahannya bakalan aneh yaitu,Jas atas. Aneh kan? Dan sebenarnya arti sebenarnya dari [suit up] itu bukanlah [jas atas]. 
     Baca juga: Arti I Don't Know What You Mean
Sekarang, mari ki…

The Present Continuous

Pada sharing kali ini kita akan membahas mengenai tenses ya, yaitu present continuous tense. Kita langsung aja yuk bahas..

A. Penggunaan Present Continuous

Present continuous tense biasanya digunakan untuk menunjukkan kegiatan yang sedang berlangsung sewaktu kegiatan tersebut dibicarakan atau dituliskan. Pada contoh yang diberikan berikut ini, verba yang digunakan dalam bentuk present continuous tense digarisbawahi, misalnya:
  • Right now, I am cooking supper.
  • At the moment, the plane is flying over the Gulf of St. Lawrence.
Present continuous tense juga sering digunakan dalam percakapan, misalnya:
  • What are you doing ?
  • I am working on my English assignment.

1. Kita menggunakan present continuous tense untuk menunjukkan kejadian yang sedang berlangsung. Contoh:
The kids are watching TV. 
I am sitting down, because I am tired. 
I am not learning German, because this is an English class. 
Who are you writing to?

2. Kita juga dapat menggunakan present continuous tense untuk menunjukkan kejadian yang berlangsung, meski bukan benar-benar pada saat ini. Contoh:
Sally is studying really hard for her exams this week.
I am reading a really interesting book now.
How are you brushing up on your English for the trip?
We aren't working hard these days.

3. Present continuous tense juga digunakan untuk menunjukkan kejadian yang akan berlangsung dalam waktu dekat, khususnya yang telah direncanakan sebelumnya. Contoh:
I am seeing my dentist on Wednesday. 
Polly is coming for dinner tomorrow. 
Are you doing anything tonight? 
We aren't going on holiday next week.

B. Pembentukan Present Continuous

Present continuous tense dari semua verba dibentuk simple present auxiliary to be yang telah kita bahas sebelumnya, diikuti apa yang biasa kita sebut bentuk present participle dari verba. Present participle dari verba dibentuk dengan menambahkan akhiran -ing pada sebuah kata. Misal, bentuk present participle dari eat adalah eating. Jadi, present continuous tense untuk verba to work dapat dikonjugasikan sebagai berikut:
I am working. 
You are working. 
He is working. 
She is working. 
We are working. 
They are working.

Catatan tambahan: 

Ada beberapa verba hanya digunakan dalam simple tenses dan beberapa kata lainnya yang tidak digunakan karena arti yang dibawahnya. Dalam grammar, verba ini disebut stative verb. Sementara, untuk verba yang bisa digunakan dalam bentuk continuous tense disebut dynamic verba. Misalnya, tidak lazim mengatakan I'm knowing. bentuk yang bisa digunakan untuk verba know pada umumnya adalah bentuk simple, yaitu I know. Berikut ini daftar verba yang biasanya tidak digunakan dalam bentuk continuous tense:
  1. Dislike, hate, like, love, prefer, want, wish.
  2. Astonish, impress, please, satisfy, surprise.
  3. Believe, doubt, feel (=untuk opini), guess, imagine, know, mean, realize, recognize, remember, suppose, think (=untuk opini), understand.
  4. Hear, see, measure (=untuk ukuran), taste (=untuk rasa), smell (=memberi aroma), sound, weight (=memiliki berat).
  5. Belong to, concern, consist of, contain, depend on, deserve, it, include, involve, lack, matter, need, owe, own, posses.
  6. Appear, resemble, seem.


C. Aturan Pengejaan dalam Pembentukan Present Participle

Beberapa verba mengubah ejaannya ketika akhiran -ing ditambahkan dalam bentuk present participle.


1.  Verba yang diakhiri dengan "e" yang tidak dilafalkan.
Ketika verba diakhiri diakhiri vokal e yang tidak dilafalkan, e tersebut dihilangkan sebelum menambahkan akhiran -ing. Contoh:

Infinitive                              Present Participle
to close                                 closing
to dine                                  dining
to leave                                 leaving
to move                                 moving 

Namun, ketika verba yang diakhiri vokal e yang dilafalkan, huruf e tersebut tidak dihilangkan ketika akhiran -ing ditambahkan. Contoh:

Infinitive                              Present Participle
to be                                     being
to see                                    seeing


2. Verba yang diakhiri "ie"
Ketika verba diakhiri ie, maka ie tersebut akan berubah menjadi y sebelum akhiran -ing ditambahkan. Contoh:

Infinitive                             Present Participle
to die                                   dying
to lie                                    lying

Ketika verba diakhiri konsonan y, maka tidak ada perubahan dibuat ketika akhiran -ing ditambahkan. Contoh:

Infinitive                             Present Participle
to fly                                   flying
to play                                 playing


3. Verba satu suku kata yang diakhiri satu konsonan yang diikuti satu vokal.
Kecuali pada kasus-kasus tertentu dengan kata yang berakhiran w, x, y, dan ketika verba satu kata diakhiri satu huruf vokal, biasanya konsonan terakhir diubah menjadi konsonan ganda sebelum menambahkan akhiran -ing. Alasannya, untuk menyatakan bahwa pelafalan vokal tidak berubah ketika akhiran -ing ditambahkan.

Beragam cara pengucapan/pelafalan huruf vokal. Misalnya, setiap vokal dalam bahasa Inggris memiliki dua pelafalan berbeda, sesekali menentukan apakah kata tersebut dibaca pendek atau panjang. Vokal yang diikuti dua konsonan dan vokal yang diikuti satu konsonan pada akhir katanya biasanya dilafalkan pendek. Namun, untuk vokal yang diikuti satu konsonan yang diikuti vokal biasanya dilafalkan panjang.

Pada tabel berikut, vokal yang digarisbawahi pada kolom sebelah kiri dilafalkan pendek, namun vokal yang digarisbawahi sebelah kanan dilafalkan panjang. Contoh:

Huruf-Huruf Vokal Yang Pendek Pelafalan                   Huruf-Huruf Vokal Yang Panjang Pelafalan
Fat                                                                                   Fate
Tapping                                                                           Taping
Let                                                                                   Delete
Win                                                                                  Wine
Filling                                                                              Filing
Not                                                                                  Note
Hopping                                                                          Hoping
Flutter                                                                             Flute

Dalam kasus verba satu kata yang diakhiri satu konsonan yang sebelumnya adalah satu vokal, vokal tersebut dilafalkan pendek. Untuk menunjukkan bahwa vokal tersebut juga dibaca pendek pada present participle, kecuali untuk w, x, dan y, konsonan terakhir harus ditulis ganda sebelum ditambahkan akhiran -ing.

Pada contoh berikut ini, konsonan yang telah ditulis ganda digarisbawahi. Contoh:

Infinitive                             Present Participle
to nod                                  nodding
to dig                                   digging
to run                                   running
to clap                                  clapping
to set                                    setting

Ketika verba yang berakhiran w, x, atau y sebelumnya adalah satu huruf vokal, konsonan terakhir tidak ditulis ganda sebelum menambahkan akhiran -ing. Contoh:

Infinitive                             Present Participle
to draw                                drawing
to fix                                    fixing
to say                                   saying

Perlu juga kita ingat bahwa bila satu kata yang diakhiri satu konsonan yang sebelumnya adalah 2 vokal, maka konsonan terakhir tidak ditulis ganda sebelum menambahkan akhiran -ing. Alasan bagi hal ini adalah bahwa 2 vokal yang berurutan pada satu kata biasanya dibaca panjang. Contoh:

Infinitive                             Present Participle
to rain                                  raining
to read                                 reading
to meet                                meeting
to soak                                soaking


4. Verba yang lebih dari satu suku kata yang diakhiri satu konsonan dan sebelumnya adalah satu huruf vokal.

Ketika verba dengan lebih dari satu suku kata selain huruf w, x atau y sebelumnya adalah satu huruf konsonan terakhir ditulis ganda untuk membentuk present participle, hanya ketika suku kata terakhir dilafalkan dengan penekanan yang lebih berat. Misalnya, pada contoh berikut ini, suku kata terakhir dari verba memiliki tekanan terberat, dan konsonan terakhir ditulis ganda untuk membentuk present participle. Contoh berikut, suku kata yang diucapkan dengan tekanan terberat digarisbawahi. Contoh:
Infinitive                             Present Participle
to expel                               expelling
to begin                               beginning
to occur                               occuring
to omit                                omitting

Jika verba yang lebih dari satu suku kata diakhiri huruf konsonan w, x atau y, maka konsonan terakhir tidak ditulis ganda sebelum menambahkan akhiran -ing. Pada kalimat berikut ini, suku kata dilafalkan dengan tekanan pada kata yang digarisbawahi. Contoh:
Infinitive                             Present Participle
to allow                               allowing
to affix                                affixing
to convey                            conveying

Sewaktu suku kata terakhir dari verba tidak dilafalkan dengan tekanan terberat, konsonan terakhir biasanya tidak ditulis ganda ketika ingin membentuk present participle. Misalnya pada contoh berikut ini, suku kata terakhir dari verba tidak memiliki tekanan terberat dan untuk membentuk present participle konsonan terakhir tidak ditulis ganda. Suku kata yang dilafalkan dengan tekanan terberat yang digarisbawahi. Contoh:
Infinitive                             Present Participle
to listen                               listening
to order                               ordering
to focus                               focusing
to limit                                limiting

Jika dirasa perlu Anda bisa membuka kamus untuk menentukan suku kata mana yang memiliki tekanan terberat. Banyak kamus menggunakan dan memberikan simbol, seperti tanda petik untuk menunjukkan suku kata mana yang memiliki tekanan ketika kata tersebut dilafalkan.

Perlu dicatat bahwa aturan ejaan British English dan American English berbeda untuk verba yang diakhiri l tunggal yang sebelumnya adalah vokal tunggal. Dalam ejaan British, l selalu ditulis ganda sebelum diakhiri akhiran -ing dan -ed ditambahkan. Namun, dalam ejaan American, verba yang diakhiri dengan l tunggal mengikuti aturan yang sama dengan verba lainnya. l ditulis ganda hanya ketika suku kata terakhir memiliki tekanan. Dalam contoh berikut, suku kata dengan tekanan digarisbawahi. Contoh:

Infinitive             Present Participle               Present Participle
                            American Spelling             British Spelling
to signal              signaling                             signalling
to travel              traveling                              travelling
to compel           compelling                           compelling
to propel             propelling                            propelling

Dari contoh itu, kita dapat melihat bahwa ejaan British dan American untuk kata dengan akhiran l hanya ketika suku kata terakhir tidak memiliki tekanan.


D. Pernyataan Negatif dan Interogatif

1.  Interogatif (Pertanyaan)
Dalam present continuous, verba to be berperan sebagai auxiliary. Sama halnya dengan kasus dalam tenses lainnya, auxiliary-lah yang berperan membentuk pernyataan negatif dan interogatif. Untuk membentuk kalimat interogatif dalam present continuous tense, auxiliary ditempatkan sebelum subjek. Contoh:

Affirmative Statement                            Interogative
I am working.                                            Am I working?
You are working.                                       Are you working?
He is working.                                           Is he working?
She is working.                                          Is she working?
It is working.                                             Is it working?
We are working.                                        Are we working?
They are working.                                     Are they working?


2. Negatif
Untuk membentuk pernyataan negatif pada present continuous, maka kata not ditambahkan setelah auxiliary. Contoh:

Affirmative Statement                           Negative Statement
I am working.                                           I am not working.
You are working.                                      You are not working.
He is working.                                          He is not working.
She is working.                                         She is not working.
It is working.                                             It is not working.
We are working.                                        We are not working.
They are working.                                     They are not working.

3. Pertanyaan Negatif
Untuk membentuk pertanyaan negatif, auxiliary ditempatkan sebelum subjek, dan kata not ditempatkan setelah subjek. Namun, ketika singkatan digunakan, kata not ditempatkan setelah auxiliary. Meskipun tidak ada kontraksi diterima secara universal untuk am not, ekspresi aren't I? biasanya digunakan untuk contoh:

Tanpa Singkatan                                     Dengan Singkatan
Am I not working?                                   [Aren't I working?] - used in speaking
Are you not working?                                Aren't you working?
Is he not working?                                     Isn't he working?
Is she not working?                                    Isn't she working?
Is it not working?                                       Isn't it working?
Are we not working?                                 Aren't we working?
Are they not working?                               Aren't they working?

4. Question Tag
Question tag juga dibentuk auxiliary. Pada contoh berikut ini, question tag digarisbawahi. Dalam ujaran/tuturan bahasa Inggris, aren't I? biasanya digunakan sebagai question tag. Contoh:

Affirmative Statement                           Affirmative Statement dengan Question Tag
I am working.                                           I am working, am I not?
You are working.                                      You are working, aren't you?
He is working.                                          He is working, isn't he?
She is working.                                         She is working, isn't she?
It is working.                                             It is working, isn't it?
We are working.                                        We are working, aren't we?
They are working.                                     They are working, aren't they?

E. Perbandingan Antara Penggunaan Simple Present dan Present Continuous

Seperti ditunjukkan dalam artikel Simple Present Tense Dalam Bahasa Inggris, simple present tense dapat digunakan untuk menyatakan kebenaran umum dan mengacu pada kegiatan yang dilakukan pada interval regular. Pada contoh berikut ini, verba dalam bentuk simple present digarisbawahi.

West java is a province. Geese fly south every winter.

Sebaliknya, present continuous biasanya digunakan untuk menunjukkan kegiatan yang sedang berlansung pada saat dibicarakan atau dituliskan. Pada contoh berikut ini, verba present continuous digarisbawahi. Contoh:

Right no, I am visiting the province of west java. At the moment, a flock of geese is flying overhead.

Bentuk dasar
Simple Present
Present Progressive
Infinitive
(orang ketiga tunggal: infinitive + ‘s’)
I speak
You speak
He/she/it speaks
We speak
They speak
Dibentuk oleh ‘be’ dan verb + ing

I am speaking
You are speaking
He/she/it is speaking
We are speaking
They are speaking
Pengecualian:
Pengecualian ketika menambahkan ‘s’:
-          For can, may, might, must, tidak menambahkan s.
Contoh: he can, she may, it must
-          Setelah o, ch, sh, or s, add es.
Contoh: do – he does, wash – she washes
-          Setelah konsonan, konsonan y berubah menjadi ie, (tapi tidak bila setelah vokal)
Contoh: worry – he worries
but: play – he plays
Pengecualian ketika menambahkan ‘ing’:
-          Akhiran e yang tidak dilafalkan tidak dicantumkan. (kecuali -ee)
Contoh: come – coming
but: agree – agreeing
-          Setelah vokal pada kata yang memiliki tekanan, konsonan terakhir ditulis ganda.
Contoh: sit – sitting
-          Setelah vokal, konsonan akhir l ditulis ganda dalam British English (tapi tidak dalam American English).
Contoh: travel -travelling (British English)
but: traveling (American English)
-          Akhiran ie menjadi y.
Example: lie -lying
 

Penggunaan
Secara umum atau saat ini? 
Simple Present
Present Progressive
Secara umum (regularly, often, never)
     Collin plays footbal every Tuesday.
Kejadian pada saat ini yang terjadi secara runut.
    
First Colin plays footbal, then he watches TV.
Saat ini
     Look! Colin is playing footbal now.
Untuk beberapa kegiatan yang terjadi pada waktu bersamaan
     Colin is playing football and Anne is watching
Kata penanda
-          Always
-          Every…
-          Often
-          Normally
-          Usually
-          Sometimes
-          Seldom
-          Never
-          First
-          then
-          at the moment
-          at this moment
-          today
-          now
-          right now
-          Listen!
-          Look!
-          Note: Verba yang biasanya digunakan dalam simple present: be, have, hear, know, like, love, see, smell, think, want
 

Terjadwal atau direncanakan?
     Apakah kegiatan yang akan diutarakan terjadwal atau direncanakan, perhatikan contoh di bawah ini dengan seksama:
Simple Present
Present Progressive
Berdasarkan jadwal
     The film starts at 8 pm.
Rencana untuk waktu yang akan datang
     I am going to the cinema tonight
 

Rutinitas harian atau untuk sementara waktu?
     Apakah yang diperlukan penanda kegiatan harian atau untuk yang terjadi pada suatu waktu saja?
Simple Present
Present Progressive
Rutinitas harian
     Bob works in a restaurant.
Hanya untuk sementara waktu
     Jenny is working in a restaurant this week.
 

Sekian dulu sharing mengenai the present continuous tense dalam bahasa Inggris ini. Selamat belajar..

Materi ini diambil dari buku Complete Basic English Grammar For Beginner.  

Comments