Skip to main content

Arti the Hell

The hell adalah,Frasa kata informal yang digunakan untuk memberikan penekanan terhadap sebuah pernyataan atau pertanyaan.

Halo teman-teman, kali ini saya mau membahas mengenai arti [the hell] yang biasanya sering kita temui digabungkan dengan kata tanya seperti misalnya why, where, who dan how. Sering kan kita melihat di film kalimat seperti misalnya, "What the hell is that?" Nah kata [the hell] di situ itu fungsinya apa dan artinya apaan sih? Itu yang akan kita bahas di artikel kali ini.
     Baca juga: Arti I'm Good
Kalau begitu yuk langsung saja kita mulai! Oh iya, support saya juga ya dengan SUBSCRIBE di youtube channel saya dengan mengklik DI SINI.
Arti the HellNah kebetulan saya menemukan penjelasan dari apa sih sebenarnya [the hell] yang ada di kalimat tanya di youtube channelnya  Learn English With TV Series. Saya embedkan saja ya salah satu videonya dimana ada penjelasan mengenai [the hell] ini.
Di menit 3:17 silakan kalian tonton penjelasannya.

Atau kalian bisa tonto…

Why Did You Ask atau Why Do You Ask?

Hello everyone, howzit? Kali ini kita akan membahas mengenai pertanyaan why did you ask atau why do you ask? Saya ingin membuat artikel ini karena tadi saya sedang menonton film Younger episode pertama, dan di menit 15:26 terucap kalimat why do you ask? Lalu saya berpikir, karena dia ngomongnya cepat, did atau do-nya tidak terdengar dengan jelas, biasa kalau orang bule sudah ngomong kan cepat banget tuh, jadi ngga terlalu ketara apakah dia mengucapkan do atau did.

Ini dia screenshot dari film yang saya tonton.

Why Did You Ask atau Why Do You Ask?

Dua kalimat ini secara grammar ngga salah, dua-duanya tepat, tapi saya penasaran dengan situasinya, kapan digunakan why do you ask dan kapan digunakan why did you ask. Sudah jelas bahwa did itu past, sementara do itu present. Tapi kalau situasinya ada yang bertanya kepada kita, lalu kita tanya balik, kenapa loe nanya? Nah itu kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris, biasanya mereka menggunakan why did you ask? karena kan pertanyaannya sudah dilontarkan, jadi bisa dianggap lampau atau past, atau why do you ask? Mari kita bahas bedanya ya.

Beda Why Did You Ask Dengan Why Do You Ask

Tadi sudah saya katakan bahwa kalau did itu past, dan do itu present. Ternyata saya lihat di forum Quora ada yang bertanya dan penasaran juga mengenai hal ini. Silakan dibaca DI SINI kalau mau membaca diskusi mengenai hal ini di Quora.

Di situ pertanyaannya adalah "Kalau ada yang bertanya kepada saya, lalu saya ingin merespons dengan balik bertanya, "Kenapa kamu nanya?" itu yang lebih tepat secara situasi dilihat dari grammarnya apakah why did you ask atau why do you ask?"

Ternyata ada bedanya, dari jawabannya kita menggunakan why did you ask kalau misalnya kita menjawab dulu nih pertanyaannya. Jadi misalnya ada yang bertanya sama kita, "Eh, loe tahu cara menggambar ngga?" kemudian kita langsung menjawab dulu pertanyaannya. "Tahu. Cara menggambar itu awalnya loe harus belajar..." kita menjawab dulu pertanyaan dia. Nah kelar kita menjawab pertanyaan dari teman kita, baru kemudian kita nanya, "Emang kenapa loe bertanya?".

Nah kalau kondisinya seperti ini, yang lebih tepat adalah "why did you ask?" yang kalau diartikan ke dalam bahasa Indonesia bisa seperti ini, "Kenapa barusan loe nanya?" setelah kita jawab pertanyaannya dia. Barusan di kalimat tersebut kan menunjukkan bahwa nanyanya sudah lewat kan?

Sekarang kalau "why do you ask?" itu digunakan kalau ada teman yang bertanya kepada kita pertanyaan yang sama seperti di atas, "Eh, loe tahu cara menggambar ngga?" dan kemudian kita tidak langsung menjawab pertanyaan teman kita itu, kita meresponsnya dengan balik bertanya, "Kenapa loe nanya?" Nah kalau kondisinya seperti ini, maka kalimat yang digunakan adalah, "why do you ask?" Begitu penjelasannya melihat kebiasaan para native English speakers.

Dan memang kalau saya tonton videonya juga memang seperti itu. Mungkin nanti kalau saya sempat, tapi saya ngga janji ya, akan saya buat video penjelasannya dan kita akan nonton cuplikan adegannya sedikit agar kalian bisa lebih mengerti dan paham. Doain aja semoga saya ngga sibuk dan ada waktu untuk membuat videonya ya. Kalau ngga dibuat berarti saya sibuk.

Oke, kalau begitu saya sudahi dulu ya sharing dari saya mengenai why did you ask atau why do you ask ini. Semoga bisa bermanfaat penjelasan saya di artikel ini. OK then, until next time. Bubye.

Comments